Welcome To Awas Ada Boy Jangan Lupa Difollow Ya Silahkan Menikmati Artikel Dari Blog Kami Yang Ada Disini

Sabtu, 13 Agustus 2011

Mantan Pelatih Timnas Spanyol Tangani China

Ia memimpin Spanyol selama 4 tahun dan melaju sampai perempat final Piala Dunia 2002.

 

Jose Antonio Camacho (blesk)
 
Mantan pelatih tim nasional Spanyol, Jose Antonio Camacho resmi menangani tim nasional China. Camacho langsung menangani China di laga Pra Piala Dunia (PPD) 2014 Brasil.

Camacho yang pernah bermain lebih dari 500 laga bersama Real Madrid, sudah mendapatkan sambutan hangat media China saat mendarat di bandara Beijing, Sabtu 13 Agustus 2011.

"Kami bahagia berada di sini. Tim pelatih dan saya bangga bergabung dengan timnas China. Tujuan kami saat ini lolos ke Piala Dunia di Brasil. Tapi, kami juga punya rencana jangka panjang,'' kata Camacho yang membawa timnya yang berisi asisten, pelatih fisik, dan analis teknik.

Camacho (56 tahun) menggantikan posisi Gao Hongbo. Ia diharapkan mampu mengangkat penampilan China. Tim Negeri Tirai Bambu yang hanya sekali lolos ke Piala Dunia 2002, kini berada di peringkat 73 dunia FIFA. China berada di antara dua negara Afrika, Malawi, dan Zambia.

Federasi Sepakbola China (CFA) sudah memberi isyarat mengganti Gao sebelum China melawan Laos di PPD 2014 zona Asia babak II, bulan lalu. China menang dan lolos ke babak III alias fase grup menghadapi Singapura, Yordania, dan Irak yang dimulai bulan depan.

CFA menyebut Camacho segera menandatangani kontrak dan menggelar jumpa pers, hari ini, Minggu 14 Agustus 2011. Ia menjadi pelatih asing China berikutnya. Klaus Schlappner (Jerman) menjadi pelatih asing pertama China pada 1992. Disusul Bobby Houghton (Inggris), Bora Milutinovic (Serbia), Arie Haan (Belanda), dan Vladimir Petrovic (Serbia).

Camacho bermain lebih dari 80 kali bagi timnas Spanyol, termasuk di dua Piala Dunia. Ia memimpin Spanyol selama 4 tahun dan melaju sampai perempat final Piala Dunia 2002 sebagai prestasi terbaik.

Dia juga telah menangani beberapa klub di Spanyol yakni Rayo Vallecano, Espanyol, Sevilla, dan Osasuna, ditambah klub raksasa Portugal, Benfica. Ia sempat menangani Real Madrid sebentar pada 2004 dan dipecat karena menuai hasil buruk. (art)

sumber:www.bola.vivanews.com

 

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews